DIMENSI KUALITAS MANUFAKTUR DAN JASA

Posted on

 DIMENSI KUALITAS MANUFAKTUR DAN JASA

oleh noor fitrihana

Dalam bahasa iklan setiap produk mengklaim  bahwa produk tersebut paling berkualitas dengan berbagai keunggulannya. Pernyataan “kualitas” menjadi senjata utama para produsen untuk menarik hati konsumen agar membeli produknya. Konsumen pun akan merasa bangga, puas dan menjadi pelanggan setia terhadap sebuah produk yang memiliki kualitas yang unggul. Apalagi jika produk tersebut mampu mengangkat image (citra) bagi konsumennya. Bahkan konsumen dapat berfungsi menjadi tenaga pemasaran produk yang efektif. Sedemikian pentingnya kebutuhan akan kualitas baik oleh produsen maupun konsumen sehingga  memiliki arti yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup  kegiatan bisnis di bidang jasa maupun manufaktur. Hal ini dapat dilihat dengan berbagai pihak melakukan upaya peningkatan kualitas, baik kualitas SDM, kualitas produk, kualitas air, kualitas otak, kualitas hidup, kualitas pelayanan dan sebagainya. Kualitas telah menjadi suatu tuntutan masyarakat di era persaingan global. Tuntutan masyarakat (konsumen) terhadap kualitas sangat beragam tergantung kebutuhan, daya beli, selera, hobi, dan lain sebagainya. Beberapa ahli mutu mendefinisikan kualitas sebagai berikut:

a.    Sesuai dengan kegunaan (Fitness For Use – J.M Juran)

b.    Memenuhi persyaratan pelanggan (Conform to Customer requirement – Philip B. Crosby),

c.    Memenuhi harapan pelanggan (meeting Customer Expectations – A. V Fegenbaum),

d.     Kepuasan pelanggan (Customer satisfaction- K. Ishikawa)

e.    Gambaran dan karakteristik menyeluruh dari barang atau jasa, yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan yang ditentukan atau yang tersirat (ISO 9000)

Berdasar definisi di atas,  dimensi kualitas (mutu)  sangat relatif tergantung target marketnya (pelanggan). Kualitas dapat dinilai secara obyektif maupun subyektif. Kualitas dinilai secara obyektif jika ada standar kualitasnya (spesifikasi) atau dilakukan bencmarking  dengan produk lain yang sejenis sedangkan kualitas dinilai secara subyektif jika ditinjau dari kepuasan pelanggan, karena setiap pelanggan akan memiliki persepsi sendiri terhadap sebuah produk tergantung selera, kebutuhan, daya beli dan lain-lainnya. Penilaian kualitas dari aspek pelanggan (subyektif) inilah yang menjadi tantangan dunia industri untuk memenangkan persaingan global. Pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan (segmentasi pasar) menjadi satu faktor penting untuk selalu meningkatkan kualitas dan inovasi dalam menghasilkan produk baru guna mengikuti perubahan pasar. Namun yang perlu diingat untuk memenuhi kepuasan pelanggan (memperoleh penilaian subyektif yang tinggi dari pelanggan) tetap  tidak akan lepas dari beberapa dimensi kualitas secara obyektif dengan standar-standar kualitas sebagai berikut.

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 1. Dimensi kualitas

INPUT

PROSES

OUT PUT

Sumber Daya

Cara Kerja

 (Metode)

Produk

Jasa

1.    Manusia

      Kecerdasan, Pendidikan, etos kerja, produktivitas, loyalitas, kepribadian, motivasi dll

2.    Mesin

      Canggih, otomatis, ,otonom, efisiensi tinggi, cepat, multi fungsi, daya tahan tinggi, purna jual baik, dll

3.    Material

      Baik, unggul, sesuai spesifikasi, kualitas pertama, tanpa cacat

4.     Keuangan

Banyak, Kuat

5.    Markets

Segmentasi pasar, tanpa/belum ada pesaing, target market yang tepat, promosi, lokasi

6.    Minute

      Cepat, Just In time, time to market

 

Cepat

Tepat

Hemat

Efisien

sederhana

Murah

Aman

Optimal

Teknologi tinggi

Ramah lingkungan

Lay out

Tidak melanggar HAM

Sinergis

Networking

Nyaman

dll

 

 

Performance

Feature

Realibility

Conformance

Durability

Serviceabilitty

Estetika

Perceved Quality

Harga

Brand Image

Purna Jual

Zero deffect

dll

 

 

Keramahan

Keamanan

Kenyamanan

Empati

Kepercayaan

Keterampilan

Kecepatan

Ketepatan

Brand image

Penampilan

Kejujuran

Aksesibilitas

Komunikatif

Daya tanggap

Garansi

dll

 

(diolah dari berbagai sumber)

           

            Disamping dimensi kualitas di atas perlu pula diperhatikan tuntutan- tuntutan akan kualitas produk di pasar global baik lokal, nasional dan internasional diantaranya adalah:

  1. Memenuhi standar kualitas di masing-masing perusahaan, negara maupun internasional :SII/SNI (Standar Nasional Indonesia), JIS      (Japanes Industrial Standard), ASTM ( The American Society For Testing And Material), ISO (Internasional Organization For Standardization), BS (British Standart) dan lain-lainnya
  2. Menerapkan sistem manajemen mutu seperti ISO 9000, ISO 14000 dan lainnya
  3. Memperoleh sertifikasi (award) seperti sertifikasi halal, ICSA, Superbrand dan lain-lainnya
  4. Menjunjung tinggi HAM (isu gender, UMR, SARA dll)

 

Jika industri baik manufaktur maupun jasa  semakin banyak memiliki keunggulan dimensi  kualitas dan memenuhi tuntutan-tuntutan kualitas seperti yang telah diuraikan di atas maka dapat dikatakan daya saingnya tinggi. Daya saing sebuah produk akan sangat ditentukan oleh pengelolaan sumberdaya perusahaan/industri hingga mampu memenuhi standar-standar kualitas untuk  memuaskan konsumennya dan mengangkat citra konsumen dalam berkehidupan.   Untuk mencapai standar kualitas dibutuhkan pengendalian kualitas dari proses input, produksi hingga output serta pemberian jaminan kualitas. Konsep pengendalian mutu terpadu (TQM) dan pelayanan prima menjadi sangat penting untuk diimplementasikan. Implementasi pengendalian mutu terpadu  dan pelayanan prima perlu didasari pengembangan budaya kerja (budaya perusahaan).

 

About these ads

Satu pemikiran pada “DIMENSI KUALITAS MANUFAKTUR DAN JASA

    Hasti berkata:
    Mei 2, 2010 pukul 8:49 am

    mw ty bagaimana mengukur kualitas suatu obyek wisata?
    terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s