Pengelolaan Terbitan Berseri di Perpustakaan

Posted on Updated on

Pengelolaan Terbitan Berseri di Perpustakaan

Wahyudiati, S.Sos.

I. Pendahuluan

Terbitan berseri atau disebut juga dengan terbitan berkala adalah salah satu jenis koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan perguruan tinggi. Pengertian dari terbitan berseri atau terbitan berkala :

v Terbitan yang keluar dalam bagian secara berturut-turut dengan menggunakan nomor urut dan/atau secara kronologi, serta dimaksudkan untuk terbitan dalam waktu yang ditentukan. (Sulistyo-Basuki, 1991).

v Berdasarkan kata ”periodicals” yang diartikan sebagai majalah, terbitan berkala, berisi banyak artikel yang ditulis beberapa orang, diterbitkan oleh lembaga, instansi, yayasan, maupun perkumpulan yang membentuk susunan redaksi sebagai penanggungjawab penerbitan ini dan terbit dalam frekuensi tertentu seperti mingguan, bulanan, dwibulanan, triwulan, maupun semesteran.

(Lasa HS, 1990).

Ciri atau karakteristik yang dimiliki terbitan berseri yang membedakan dengan publikasi atau koleksi perpustakaan yang lainnya adalah:

  1. Dalam satu kali terbit memuat beberapa tulisan yang ditulis oleh beberapa orang dengan topik dan gaya bahasa yang berbeda.
  2. Artikel atau tulisan pada umumnya tidak terlalu panjang sebagaimana pada buku teks.
  3. Menyampaikan berita, peristiwa, penemuan dan ide baru atau sesuatu yang dianggap menarik perhatian masyarakat pada umumnya.
  4. Dikelola oleh sekelompok orang, yang kemudian membentuk perkumpulan, organisasi maupun susunan redaksi.
  5. Merupakan bentuk arsip ilmiah yang diketahui oleh masyarakat umum.
  6. Terbit terus menerus dengan memiliki kala, waktu, frekuensi terbit tertentu.

(Lasa HS, 1994)

Ciri-ciri dari terbitan berseri yang lainnya adalah:

  1. Memiliki judul seri, yang selalu sama pada setiap nomor penerbitan.
  2. Publikasi yang diterbitkan secara berturut-turut, bernomor, bervolume, umumnya berjangka waktu terbit (frekuensi) tertentu.
  3. Isinya terdiri dari artikel-artikel, ada pula yang berartikel tunggal.
  4. Terdapat halaman editor/ redaksi.
  5. Daftar isi merupakan daftar artikel yang dimuat.

II. Jenis-Jenis Koleksi Terbitan Berseri

Terdapat berbagai jenis terbitan berseri, yang antara lain adalah:

  1. Surat Kabar, Harian, Koran. Merupakan terbitan yang berupa lembaran-lembaran yang diterbitkan setiap hari, berisi berita, pengumuman, laporan, pemikiran yang actual, atau hal-hal yang perlu diketahui masyarakat secara cepat.
  2. Majalah. Dibedakan menjadi berbagai macam jenis seperti ilmiah, populer, ilmiah populer, teknis, dan sekunder.
  3. Jurnal. Merupakan terbitan dalam bidang tertentu khususnya ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga/badan/instansi/organisasi yang ingin mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya.
  4. Terbitan Berseri. Merupakan suatu terbitan yang diterbitkan secara berseri yang dinyatakan dengan angka atau huruf. Bentuk terbitan ini dapat berupa buku, majalah atau prosiding.
  5. Buletin. Biasanya diterbitkan lembaga/badan tertentu untuk memberikan informasi kepada khalayak mengenai kegiatan/program atau pemikiran dari lembaga tersebut.
  6. Pamflet. Biasanya diterbitkan secara insidental dalam satu lembaran informasi yang berisi pemberitahuan, pengumuman, maupun berita.
  7. Ringkasan, Sari Karangan, Abstrak. Merupakan inti dari sebuah artikel atau tulisan atau hasil penelitian yang biasanya dikumpulkan dan disusun secara sistematis berdasarkan bidang tertentu.
  8. Laporan Tahunan dan Laporan Bersejarah. Diterbitkan tahunan yang biasanya berisi tentang perjalanan sebuah instituís/badan atau catatan peristiwa yang terjadi dalam satu tahun, dan biasanya terbatas dalam bidang tertentu.
  9. Leaflet. Merupakan terbitan yang berisi informasi tertentu dan biasanyaberupa lembaran yang dilipat menjadi dua atau tiga lipatan.
  10. Brosur. Merupakan terbitan atau karya cetak pendek yang diterbitkan dalam beberapa halaman saja sesuai dengan kebutuhan.
  11. Warta Singkat. Terbitan suatu instansi, lembaga pada waktu tertentu berisi berita maupun laboran kegiatan secara ringkas. Biasanya diterbitkan hanya dalam beberapa halaman saja.

Dengan adanya perkembangan teknologi informasi saat ini, koleksi terbitan berseri banyak yang diterbitkan dalam bentuk elektronik. Contoh dari hal itu adalah: jurnal elektronik, kliping elektronik, online newspaper dan lain-lainnya. Koleksi elektronik ini bisa diakses melalui internet dari manapun.

III. Pengelolaan Terbitan Berseri

Terbitan berseri memiliki ciri-ciri khusus seperti yang telah disebutkan di atas maka cara pengelolaannya berbeda dengan jenis koleksi perpustakaan lainnya. Penyimpanan koleksi terbitan berseri sebaiknya diletakkan dalam ruangan tersendiri dalam arti tidak dicampur dengan koleksi buku. Adapun langkah- langkah pengelolaan terbitan berseri adalah sebagai berikut:

1. Terbitan berseri tidak diregitrasi pada buku induk, tetapi cukup dengan kartu registrasi (record card atau kardeks). Kardeks disimpan dalam rak tertentu dan disusun menurut abjad.

2. Terbitan berseri diberi tanda stempel kepemilikan dari perpustakaan.

3. Data yang dicatat dari majalah/jurnal antara lain keterangan mengenai judul, ISSN, kala terbit (frekuensinya), penerbit, dan nomor terbitan yang diterima, serta asal perolehannya.

4. Majalah yang baru pertama kali diterima, tetap dikatalog, dengan jumlah perbanyakan sesuai kebutuhan. Katalogisasi majalah cukup dilakukan satu kali untuk setiap judul seri, sedangkan nomor-nomor lanjutan sejak nomor yang pertama kali dikoleksi perpustakaan, cukup dicantumkan pada kartu registrasi.

5. Majalah / jurnal tidak perlu diberi label nomor panggil.

6. Penyusunan koleksi terbitan berseri dalam rak, jika koleksinya tidak terlalu besar cukup menurut abjad judul terbitan berseri tersebut. Selanjutnya di dalam judul itu sendiri, penyusunannya dilakukan menurut volume, nomor, dan tahun terbit majalah tersebut.

7. Terbitan berseri dapat pula dikelompokkan menurut subsektor (subjek luas), lalu pada setiap subsektor majalah disusun lagi menurut abjad judul, dan selanjutnya menurut tahun terbit, volume dan nomor.

8. Rak penyimpanan terbitan berseri harus dipisahkan dari rak koleksi untuk buku.

9. Terbitan berseri yang baru diterima dapat ditempatkan pada rak pameran.

10. Bila suatu judul majalah, nomor-nomor dalam satu volume tertentu sudah lengkap, biasanya dilakukan penjilidan. Banyaknya jumlah/nomor dalam satu jilid ditentukan berdasarkan kemudahan untuk dipakai.

11. Sebelum penjilidan majalah ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

v Mengumpulkan nomor-nomor majalah dalam satu volume (tahun

tertentu).

v Memilih iklan-iklan tempelan yang tidak perlu, dan yang informasinya dapat dihilangkan, dengan pertimbangan tanpa merugikan pengguna perpustakaan, maupun perpustakaan itu sendiri.

v Memasukkan daftar isi kumulatif pada bagian depan majalah yang dijilid, dan indeks subjek kumulatif pada bagian belakang majalah yang akan dijilid.

v Daftar isi per nomor majalah biasanya dilepas, bila daftar isi kumulatif telah dibuat/diperoleh.

v Daftar isi tidak boleh dilepas bila tidak ada daftar isi kumulatif.

12. Penjilidan dilakukan untuk menjaga keutuhan nomor dari suatu volume tertentu, dan untuk memudahkan penegakan majalah tersebut di dalam rak penyimpanan.

IV. Pelayanan Terbitan Berseri

Pada umumnya koleksi terbitan berseri dilayankan dengan sistem terbuka tetapi pemakai hanya boleh membaca di dalam perpustakaan, tidak boleh dipinjam dibawa pulang. Pemakai boleh memfotokopi artikel dari jurnal / majalah yang diinginkan. Selain itu pada layanan terbitan berseri ini terdapat juga Layanan Informasi Terpilih. Layanan ini menyajikan informasi-informasi terpilih yang dapat diakses oleh pengguna untuk menemukan informasi yng sesuai dengan kebutuhannya. Perpustakaan dalam hal ini menyajikan koleksi ataupun informasi sekunder yang akan membawa pengguna kepada informasi utama, misalnya dengan menyediakan indeks artikel, indeks majalah yang terpilih dan lain –lain.

V. Penutup

Layanan terbitan berseri adalah salah satu layanan yang harus ada di suatu perpustakaan perguruan tinggi. Hal ini disebabkan informasi yang terkandung di dalam koleksi terbitan berseri lebih mutakhir daripada informasi yang ada di buku. Hasil penelitian dari para peneliti banyak yang dimuat di dalam jurnal-jurnal ilmiah. Informasi dari koleksi terbitan berseri ini banyak dimanfaatkan oleh sivitas akademika perguruan tinggi untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Daftar Pustaka

Lasa HS. 1994. Pengelolaan Terbitan Berkala. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Sulistyo-Basuki. 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

About these ads

One thought on “Pengelolaan Terbitan Berseri di Perpustakaan

    bagyojosea said:
    September 22, 2011 pukul 10:48 am

    lebih bagus lagi kalo dilampirkan foto2 klasifikasinya gan.. nice info gan… kunjungan balik…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s