Bisnis Katering

Juli 16, 2008

Bisnis Katering

By: noor fitrihana

Bagaimana Memulai Bisnis Katering?

Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimanan menggaet order.. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana  resiko bisnis adalah untung atau rugi.  Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal daripada gagal mencoba.

Bagaimana Meminimalkan Resiko?

Pahami masalah operasional di bisnis katering. Sebelum anda menginvestasikan sejumlah uang di bisnis catering, ada baiknya anda menginvestasikan waktu anda untuk belajar tentang bisnis yang ingin anda tekuni. Anda bisa belajar dari orang-orang yang sudah sukses di bisnis ini, baik secara terang-terangan (menggali informasi dari tangan pertama) ataupun secara diam-diam (dari penuturan media massa, cerita orang ketiga atau pengamatan langsung.  Atau mengikuti training/pelatihan bisnis katering seperti yang ditawarkan oleh B4D3 Consultants. Misalnya untuk usaha katering, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan–syukur-syukur bila Anda pandai memasak, dan lebih baik lagi bila Anda adalah seorang ahli memasak. Untuk menjadi pengusaha katering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak, Anda bisa melakukan perekrutan. Dari sisi peralatan, anda juga harus menyiapkan alat-alat yang akan anda gunakan untuk memasak. Peralatan apa yang harus anda siapkan, tentu saja tergantung dari skala usaha yang ingin anda jalankan. Selain itu, anda juga harus mempersiapkan tenaga ahli atau penyedia makanan dan masakan enak yang kita kenal yag bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas khusus, misalnya memasak, mengisi gubuk-gubuk atau menghidangkan masakan. Intinya kita perlu persiapan dan perlu sebuah “business planning“. Tidak perlu nyelimet. Karena terlalu rumit pun malah makan waktu. Misalnya membuat rencana sampai 6 bulan. Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis kita. Kita perlu memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah kita periksa. Mulai dari masalah produksi, staf, produknya (menu), pemasaran, logistik ,dan promosi, semuanya harus masuk “check-list“. Anda tidak perlu membuat rencana kerja setebal laporan penelitian  tapi cukup 2-5 halaman saja. Namun segala aspek dari bisnis katering telah Anda pikirkan. Melahirkan bisnis seperti sebuah keluarga melahirkan bayi mereka harus bertanggung jawab untuk merawat, mendidik dan membesarkannya dan “ini butuh waktu dan manajemen yang baik” sehingga bisa berguna bagi keluarga, agama dan negara.

Bagaimana dengan Modal Minim?

Untuk  sarana dan prasarana. bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa. Kalau harus menunggu sampai perlengkapan dimiliki dulu, sampai kapan harus memulai usaha, kecuali memang tersedia dana yang cukup untuk investasi ke bisnis katering untuk jangka panjang. Jika Anda mampu membangun relasi luas, kebutuhan modal kerja bisa tidak terlalu menyerap dana secara keseluruhan. Kebutuhan pembelian bahan baku misalnya, apabila kita bisa membangun kepercayaan dari para suplier bahan makanan maka pembayaran bisa dilakukan setelah kita menerima uang dari pelanggan kita. Untuk menanggulangi pembelian tunai, bisa digunakan dana dari uang muka pemesanan yang kita peroleh. Untuk mengetahui kebutuhan dan kekurangan dana secara tepat, maka harus disusun aliran dana (cash flow) yang rapi dan rasional, bertolak pada harga pasar. Kekurangan dana yang perlu disediakan itu, selain harus diupayakan dari modal sendiri, mungkin perlu menggadai harta kekayaan untuk  mencari pinjaman ke bank. Namun untuk melakukan langkah-langkah yang beresiko tinggi, hendaknya harus hati-hati dalam perhitungan dan menanamkan sikap disiplin ketat dalam tiap membelanjakan keuangan perusahana yang masih mengandung kerawanan terhadap kerugian. Kita juga bisa memulai dengan menggunkan sistem subkontrak misalnya kita dapat pesanan katering beberapa jenis menu bisa kita subkontakkan dengan katering lain tentunya kita juga harus tetap memperoleh keuntungan dari sana. Untuk lebih menghemat biaya yang tidak perlu. Apabila pesanan dalam jumlah kecil dapat memanfaatkan rumah tinggal. Barangkali anggota keluarga dapat diajak kerjasama untuk membantu kegiatan katering, sehingga keuntungan yang didapat bisa berlipat karena  bayarannya tidak terlalu mahal bahkan terkadang tidak perlu dibayar. Namun apabila pesanan mulai banyak, sudah saatnya menggunakan tempat yang lebih luas dan modal kerja yang lebih banyak. Jika bisnis ini berjalan lancar maka jangan cepat ingin  menikmati hasilnya kita harus berfikir untuk meningkatkan investasi kita dengan membeli peralatan sendiri dan lainnya. Jika kurang lancar jangan cepat menyerah umumnya bisnis katering biasanya dimulai dari adanya peluang pasar, hobi/ahli memasak  atau  membuka warung atau menyediakan nasi rantangan mulailah dari yang kecil untuk menunjukkan kemampuan kita  guna membangun kepercayaan dan meraih hasil yang besar.  

 Bagaimana dengan  Pemasaran?

Bisnis katering adalah bisnis kepercayaan dan “rasa”. Untuk membuka pasar kita bisa memulai dari acara-acara hajatan keluarga sendiri  yang kita kelola sendiri kateringnya dan di setiap meja penyajian kita tempelkan nama katering kita sebagai tanda pengenal dan promosi. Akan lebih baik jika kita sudah menyediakan brosur dan kartu nama. Jika kita bisa mengelola pelayanan katering di hajatan keluarga dengan baik maka semua kenalan dan relasi akan mengetahui kemampuan kita. Untuk mengetahui kualitas dan nikmatnya masakan kita bisa memulai dengan memasak dan menyajikan berbagai menu dalam setiap acara arisan keluarga, RT atau perkumpulan yang kita ikuti dan dengarkan  dna minta komentar tamu kita.   Dari sini kepercayaan kepada anda akan muncul dan akan tersebar dari mulut ke mulut ini terkadang  lebih efektif dibandingkan kita menyebar brosur dan beriklan tanpa pernah kita menunjukkan kemampuan kita di sebuah acara.  Dalam bisnis yang utama dalah kesinambungan order maka untuk memperoleh order konsep pemasaran yang lebih komprehensif perlu difikirkan. Penawaran door to door di instansi-instansi pemerintah juga bisa dilakukan. Di awal Anda membuka usaha, buatlah promosi. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap pemesanan dan Jangan pelit/segan memberikan sample masakan/mengundang makan orang-orang yang memiliki kuasa untuk mengambil keputusan di sebuah perusahaan/intansi..

  Yang utama dalam konsep pemasaran adalah kemampuan kita membangun image. Pembentukan image bisa dilakukan dengan memiliki “ menu, teknik penyajian dan pelayanan yang spesial” yang membuat pelanggan dan tamu dalam sebuah acara menajdi terkesan dan mudah mengingat nama katering kita. Misalnya dengan memberi nama yang khas pada jenis masakan/minuman tertentu, menu tertentu  dimasak langsung di tempat penyajian, adanya atraksi khusus dari para pelayan (meniru bartender)  dan lainnya.

Disarikan dari tulisan B4D3 Consultants, Mike Rini,  Safir Senduk, Kafi Kurnia, Zainal Abidin


Pelatihan Bisnis Katering

Mei 19, 2008

Pelatihan Bisnis Katering

Pelatihan bisnis katering dan sistem keamanan pangan B4D3 Consultants di Koperasi Karyawan Lestari PT Sumalindo Lestari Jaya,  Samarinda Kalimantan Timur  tanggal  5 – 6 April 2008


PELATIHAN MANAJEMEN KATERING

Maret 3, 2008

PELATIHANMANAJEMEN KATERING 

A.     TUJUAN PROGRAM    

  Memberikan keterampilan manajemen dan operasional bisnis katering

 B.     SASARAN PROGRAM   

    Masyarakat umum, calon purnakarya, karyawan instansi, pengelola kantin perusahaan dan mereka yang membutuhkan. 

C. MATERI PROGRAM        

    Program pelatihan  manajemen katering ini berisi Materi teori

  1. Pengetahuan bahan dna peralatan katering
  2. Perencanaan Menu Catering
  3. Teknik  Pengolahan makanan
  4. Teknik pembuatan garnish
  5. teknik pembuatan kue dan roti (snack)
  6. Manajemen Bisnis Katering
  7. K3 dan keamanan pangan
  8. Kalkulasi Biaya dan Harga Jual

Materi praktek

  1. Pengolahan dan penyajian aneka minuman dan buah
  2. Pengolahan dan penyajian Aneka Snack Roti dan kue
  3. Pengolahan aneka soup
  4. Pengolahan daging  (ayam dan sapi)
  5. Pengolahan ikan (tawar dan laut)
  6. Dekorasi dan Tata Hidang
  7. K3 dan sistem keamanan pangan

   Contoh salah satu menu untuk satu paket pelatihan (dapat sesuai permintaan)Menu katering 

Aneka snack 

*

Soft drink dan buah

*

 roti Sup Jagung

*

Vegetables Salad

*

Oseng daging

*

Gurame goreng tepung

*

Cap cay

*

Tahu + Tempe

*

Nasi

*

Puding / Es Buah

       D. RANCANGAN JADWAL PELATIHAN

Hari/Tanggal Jam Materi Pemateri
Kamis 08.00-08.15 Pembukaan  
08.15-09.15 Mengembangkan  Bisnis katering Praktisi dan B4D3 consultants

09.15-09.30

Break

 

09.30-10.30

Perencanaan Menu Catering

B4D3 consultants

10.30-12.00

Cara Produksi pangan yang baik

B4D3 consultants

12.00-13.00

ISHOMA

 

13.00-15.00

Teori dan Praktek membuat garnish

B4D3 consultants

       

Jumat

08.00-12.00

Aneka Kue dan Roti

B4D3 consultants

12.00-13.00

ISHOMA

 

13.00-15.00

Dekorasi dan Penataan Catering

B4D3 consultants

       

Sabtu

08.00-12.00

Praktek Pengolahan Menu:Sup Jagung*

Vegetables Salad

*

Oseng daging

*

Gurame goreng tepung

*

Cap cay

*

Tahu + Tempe

*

Nasi

*

Puding / Es Buah

B4D3 consultants

12.00-13.00

Makan Siang bersama menu yang telah dimasak peserta  dan disajikan dengan display  katering

B4D3 consultants

 

13.00-14.00

Penutupan

 

  E.  BIAYA

1. Kelas teori (3 hari)         

   Penyampaian materi disampaikan dalam bentuk presentasi powerpoint dengan LCD projektor. Tidak ada demonstrasi pengolahan produk/makanan dan penyajian display katering dilanjutkan dengan wisata kuliner

Biaya untuk materi teori            :Rp. 375.000/orang/hari

 Wisata Yogya             : negosiable/sesuai tujuan 

2. Kelas Teori dan Demo Masak (min 3 hari)        

    Penyampaian materi disampaikan dalam bentuk presentasi powerpoint dengan LCD projektor. Dan dilakukan  demo masak di depan peserta dan penyajian display kateringBiaya untuk materi teori dan demo masak : Rp. 475.000/orang/hari 

 2. Kelas Teori dan Praktek Langsung (minimal 3 hari)   

         Penyampaian materi disampaikan dalam bentuk presentasi powerpoint dengan LCD projektor. Peserta melakukan praktek masak di dapur  sesuai dengan penugasan dan kemudian disajikan dalam  display katering.

Biaya untuk materi teori dan praktek masak : Rp. 575.000/orang/hari  

Catatan:

·     Peserta  minimal 10 dan maximal 20 orang 

·     Biaya sudah termasuk training kit dan  konsumsi selama acara berlangsung

 ·     Biaya tidak termasuk akomodasi dan transportasi peserta ke dan dari  tempat pelatihan