EFEK GETARAN PADA TUBUH MANUSIA

EFEK GETARAN BAGI TUBUH MANUSIA  

  1. PENDAHULUAN

Berdasar Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 49 Tahun 1996 yang dimaksud getaran  adalah gerakan bolak-balik suatu massa melalui keadaan seimbang terhadap suatu titik acuan. Penyebab getaran dibedakan dalam 2 jenis yaitu:

 

  1. Getaran mekanik adalah getaran yang ditimbulkan oleh sarana dan peralatan kegiatan manusia.

  2. Getaran seismik adalah getaran tanah yang disebabkan oleh peristiwa alam dan kegiatan manusia.

 

Getaran yang terjadi di lingkungan dapat berdampak pada kehidupan manusia. Dalam SK Menteri Lingkungan Hidup no 49  tahun 1996 ditetapkan tingkat baku getaran berdasar tingkat kenyamanan dan kesehatan dalam kategori menganggu, tidak nyaman dan menyakitkan. Baku tingkat getaran mekanik dan getaran kejut adalah batas maksimal tingkat getaran mekanik yang diperbolehkan dari usaha atau kegiatan pada media padat sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap kenyamanan dan kesehatan serta keutuhan bangunan. Baku tingkat getaran  untuk kenyamanan dan kesehatan ditetapkan sebagai berikut:

Tabel. 1 Tingkat baku getaran untuk kenyamanan dan kesehatan          

            Peraturan tentang baku mutu getaran pada tingkat internasional tertuang dalam ISO 2631 yang ditetapkan pertama kali pada tahun 1974.  Seri ISO 2631 ada 3 yaitu: 

·         ISO 2631-1:1985 Evaluation of human exposure to whole-body vibration – Part 1: General requirements. Direvisi dengan ISO 2631 -1-1997

·         ISO 2631-2:1989 Evaluation of human exposure to whole-body vibration – Part 2: Continuous and shock-induced vibrations in buildings (1 to 80 Hz)

·         ISO 2631-3:1985 Evaluation of human exposure to whole-body vibration – Part 3: Evaluation of exposure to whole-body z-axis vertical vibration in the frequency range 0,1 to 0,63 Hz

Nilai baku getar berdsar ISO 2631 -1-1997 berdasar tingkat kenyamanan adalah sebagai berikut:

Tabel 2. Baku mutu getaran ISO 2631

           
 

            Sedangkan berdasar standar nasional Irlandia utara No 397 tahun 2005 syarat baku mutu getaran  adalah sebagai berikut

Untuk getaran pada tangan

          Limit value adalah 5 m/det2  A(8)

          Action value adalah 2,5 m/det2 A(8)

Untuk getaran pada seluruh tubuh

          limit value 1,15 m/det2 A(8)

          Action Value 0,5 m/det2  A(8

Disamping ISO 2631 Seri ISO lainnya yang terkait dengan getaran adalah:

1. Human exposure to vibration and shock

ISO 5349:1986 Mechanical vibration – Guidelines for the measurement and the assessment of human exposure to hand-transmitted vibration

ISO 5982:1981 Vibration and shock – Mechanical driving point impedance of the human body

ISO 6897:1984 Guidelines for the evaluation of the response of occupants of fixed structures, especially buildings and off-shore structures, to lowfrequency horizontal motion (0,063 to 1 Hz)

ISO 7962:1987 Mechanical vibration and shock – Mechanical transmissibility of the human body in the z direction

ISO 8041:1990 1) Human response to vibration – Measuring instrumentation Vibration in relation to vehicles

ISO 2671:1982 Environmental tests for aircraft equipment – Part 3.4: Acoustic vibration

ISO 3046-5:1978 Reciprocating internal combustion engines – Performance – Part 5: Torsional vibrations

ISO 4548-7:1990 Methods of test for full-flow lubricating oil filters for internal combustion engines – Part 7: Vibration fatigue test

ISO 4867:1984 Code for the measurement and reporting of shipboard vibration data

 2. Mechanical vibration and shock

ISO 4868:1984 Code for the measurement and reporting of local vibration data of ship structures and equipment

ISO 5007:1990 Agricultural wheeled tractors – Operator’s seat – Laboratory measurement of transmitted vibration

ISO 5008:1979 Agricultural wheeled tractors and field machinery – Measurement of whole-body vibration of the operator

ISO 6954:1984 Mechanical vibration and shock – Guidelines for the overall evaluation of vibration in merchant ships

ISO 7096:1994 Earth-moving machinery – Laboratory evaluation of operator seat vibration

ISO 8002:1986 Mechanical vibrations – Land vehicles – Method for reporting measured data

ISO 10326-1:1992 Mechanical vibration – Laboratory method for evaluating vehicle seat vibration – Part 1: Basic requirements

3. Vibration in relation to specific equipment and machines

ISO 6267:1980 Alpine skis – Measurement of bending vibrations

ISO 7505:1986 Forestry machinery – Chain saws – Measurement of handtransmitted vibration

ISO 7916:1989 Forestry machinery – Portable brush-saws – Measurement of handtransmitted vibration

ISO 8579-2:1993 Acceptance code for gears – Part 2: Determination of mechanical vibrations of gear units during acceptance testing

ISO 8662-1:1988 Hand-held portable power tools – Measurement of vibrations at the handle – Part 1 : General

ISO 8662-2:1992 Hand-held portable power tools – Measurement of vibrations at the handle – Part 2: Chipping hammers and riveting hammers

ISO 8662-3:1992 Hand-held portable power tools – Measurement of vibrations at the handle – Part 3: Rock drills and rotary hammers

ISO 8662-4:1994 Hand-held portable power tools – Measurement of vibrations at the handle – Part 4: Grinders

ISO 8662-5:1992 Hand-held portable power tools – Measurement of vibrations at the handle – Part 5: Pavement breakers and hammers for construction Work

ISO 8662-6:1994 Hand-held portable power tools – Measurement of vibrations at the handle – Part 6: Impact drills

4. Vibration in relation to buildings

ISO 4866:1990 Mechanical vibration and shock – Vibration of buildings – Guidelines for the measurement of vibrations and evaluation of their effects on Buildings

ISO 4866:1990 /Amd.1:1994 Amendment 1:1994 to ISO 4866:1990

ISO 8569:1989 Mechanical vibration – Shock-and-vibration-sensitive electronic equipment – Methods of measurement and reporting data of shock and vibration effects in buildings

ISO 10137:1992 Bases for design of structures – Serviceability of buildings against vibration

 

Jika getaran yang mengenai tubuh manusia melebihi ambang batas ataupun tubuh manusia terkena getaran tertentu secara berulang-ulang dalam waktu yang lama akan menimbulkan berbagai dampak negatif. Getaran yang mengenai tubuh dapat bersumber dari permukaan yang bergetar, peralatan kerja, permesinan, alat transportasi, alam dan sumber lainnya. Pada penjelasan berikut akan dijelaskan efek getaran pada tubuh manusia.

 B. EFEK GETARAN PADA TUBUH MANUSIA

         Getaran yang menerpa tubuh manusia dibedakan dalam 2 jenis

1.      Getaran mengenai  sebagian anggota tubuh misalnya tangan/kaki

2.      Getaran mengenai seluruh anggota tubuh (whole Body Vibration)

 

            Sumber getaran yang menerpa pada tubuh manusia disamping bersumber dari alam (gempa)  pada umumnya berasal dari peralatan/mesin kerja kerja dan kendaran yang digunakan oleh manusia. Hasil survey yang dilakukan oleh Palmer dkk (2000) disamapaikan percepatan getaran dari berebagai kendaran dan peralatan kerja yang ada di Great Britain seperti terlihat pada tabel 3 berikut:

 Tabel. 3 Percepatan  getaran pada berapa peralatan dan kendaraan 
 

                                                      Palmer dkk (2000)

   Tabel 2. Percepatan getaran pada beberapa peralatan tangan

                 Efek getaran akan semakin meningkat jika frekuensi getaran dari sumber getaran sama dengan frequensi alami dari bagian tubuh mnusia. Frekuensi alami dari tubuh manusia dapat dilihat pada gambar berikut:      
 

                             Gambar.1  Frekuensi alami beberapa bagian tubuh manusia.            Dari beberapa penelitian efek dari getaran akan berdampak secara akut (dalam waktu singkat) maupun kronis (dalam waktu yang lama).1.      Gejala akut dari efek getarana.       Pusingb.      Tidak nyamanc.       Nyeri dadad.      Muale.       Hilang keseimbanganf.       Perubahan suarag.      Nafas pendekh.      Tidak bisa bekerja secara presisi2.      Gejala kronisa.       Perubahan struktur tulang belakangb.      Herniac.       Gangguan pada sistem gastrointestinald.      Gangguan reproduksi pada wanitae.       Dan lainnya C. METODE PENGUKURAN GETARAN PADA TUBUH MANUSIA.      Berdasar standar ISO 2631 pengukuran getaran dilakukan dengan mengukur intensitas percepatan getaran dari 3 sumbu yaitu x,y dan z. seperti terlihat  pada gambar dibawah ini.                                                Gambar 2. sistem 3 sumbu pengukuran getran ISO 2631-1-1997Pada tabel 4 berikut terlihat aplikasi pengukuran getaran dari beberapa kendaraan yang digunakan dilingkungan kehutanan di British Columbia.                                     Untuk  pengukuran estimasi nilai dosis getaran mengikuti formula dalam tabel berikut Tabel parameter penghitungan sinyal waktu getar Untuk sistem penghitungan terpaan getaran sehari-hari berdasar 8 jam kerja menggunkan formula dibawah ini:                   
 

       Beberapa peralatan yang digunakan untuk pengukuran getaran adalah

1)      Alat penangkap getaran (Accelerometer atau seismometer)

2)      Alat ukur atau alat analisis getaran (Vibration meter atau vibration analyzer)

3)      Tapis pita 1/3 oktaf atau pita sempit (Filter 1/3 oktaf atau Narrow Band)

4)      Pencatat tingkat getaran (Level atau X – Y recorder)5)      Alat analisis pengukur tingkat getaran (FFT Analyzer)                   Berikut beberapa gambar/contoh alat pengukur getaran:           
 

                                    (a)                                                                    (b)Gamabar : a. Accelerometer                  b. FFT Analyzer 

Referensi

Grifin M, 1991 Handbook Of Human Vibration, London, Elsevier.

  

Keith T Palmer, 2000. Prevalence and pattern of occupational exposure to whole body vibration in Great Britain: findingsfrom a national survey, http://oem.bmj.com/cgi/content/full/57/4/229

 

Michael Al Bellmann, 2002. Perception Of Whole Body Vibration: From basic experiment to effect of seat and sterring whell vibration on the passenger comfort inside vehicles.  Desertation

 

Raanu Paakonen, 2005,  Prenvention of Vibration.

 

Statutory rules of  Northern Ireland, No. 395-2005 The Control Of Vibration at work regulation

9 thoughts on “EFEK GETARAN PADA TUBUH MANUSIA

  1. Agus Surono Desember 11, 2007 / 10:06 am

    Asslm.
    Penjelsan tentang efek getran pada tubuh manusia mohon lebih diperjelas dengan detil.guna untuk melengkapi tugas kami.thnks.
    Wsslm.

  2. kitong Juni 2, 2008 / 9:30 am

    terima kasih atas penjelasannya..

    safety first

  3. dr.Agus Hasan Setiawan Agustus 10, 2008 / 9:02 pm

    Tolong di beri penjelasan tentang pengaruh getaraN TERHADAP WANITA HAMIL

  4. nia Januari 21, 2009 / 12:28 am

    thanks infonya..
    kalo bahan dari SNI tentang pengukuran getaran pada tangan,, bisa disahare ga??
    mau donk..

  5. wulan Januari 28, 2010 / 12:12 pm

    makacih yaw,,atas informasi_na .. q ckrng wez tau jawabannya

  6. wulan Januari 28, 2010 / 12:14 pm

    makacih yaw,,,

    klo manfaat getaran bagi orang gila gimana?

  7. lindazakiahsavitri Desember 13, 2011 / 11:41 am

    terima kasih atas info nya. tapi saya tidak bisa melihat gambar dan tabel nya.

  8. Kuncoro Januari 11, 2012 / 10:46 am

    Blog yang bagus dan bermanfaat, namun kalau boleh saran background baiknya di pilih yang “eye friendly ” agar mudah terbaca . trimakasih yach atas infonya.

  9. cici Oktober 6, 2012 / 12:13 am

    blog yg sangat bermanfaat, mohon dijelaskan cara pengukuran getaran pada operator forklift terhadap kejadian LBP serta perhitungan sumbu sumbunya. sangat kami butuhkan untuk bahan penulisan tugas akhir kami .Tq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s